1.Komunikasi
publik (public
communication) adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar
orang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi demikian
sering juga disebut pidato, ceramah, atau kuliah (umum). Komunikasi publik juga merupakan penyampaian
pesan (message), berupa ide atau gagasan,informasi, ajakan, dan sebagainya
kepada orang banyak. Sarana komunikasi publik yaitu segala saluran yang bisa
menyampaikan pesan kepada publik:
1.Media massa
2.Orasi pada
rapat umum
3.Aksi
demonstrasi
4.Blog
5. jejaring
sosial
6.Kolom komentar
di website
7.Email,milis
8.SMS
9.Surat
10.Surat pembaca
11.Reklme
12.Spanduk
Komunikasi publik sering juga disebut dengan
komunikasi massa. Namun, komunikasi publik memiliki makna yang lebih luas dibanding
dengan komunikasi massa. Jadi komunikasi publik merupakan kombinasi antar
hubungan dengan media masa )media relations),jagkauan komunitas (community
outreach0,momunikasi krisis (crisis commuiction ,relasi pelanggan (customer
relations),perencanaan acara(event planning ),komunikasi risiko (risk
communication).
Ciri-ciri komunikasi publik adalah :
v Satu
pihak (pendengar ) cenderung lebih pasif.
v
Interaksi antara sumber dan penerima
terbatas
v
Umpan balik yang diberikan terbatas
v
Dilakukan di tempat umum seperti di
kelas, auditorium, tempat ibadah.
v
Dihadiri oleh sejumlah besar orang
v Biasanya
telah direncanakan
v
Sering bertujuan untuk memberikan
penerangan, menghibur, memberikan penghormatan dan membujuk
v
Umpan balik lambat (tertunda) dan
sangat terbatas. Dengan kemajuan teknologi, saat ini sudag lebih dapat teratasi
v
Sifat penyebaran pesan yang berlansung
cepat dan serempak serta luas mampu mengatasi jarak dan waktu. Dapat bertahan
lama bila didokumentasikan
v
Dari segi ekonomi biaya untuk
memproduksi komunikasi massa cukup mahal dan memerlukan dukungan tenaga kerja
yang relatif banyak untuk mengelolanya.
2. Komunikasi
Massa
Komunikasi massa adalah suatu pesan
yang dikomunikasikan lewat media massa.Komunikasi jenis ini ditunjukan kepada
sejumlah khalayak.Menurut Paol Komunikasi massa merupakan komunikasi yang
berlangsung interprosed ketika sumber dan penerima tidak terjadi kontak secara
langsung ,pesan komunikasi disampaikan melalui media massa.Dengan kata lain
Komunikasi massa secara umum diartikan sebagai suatu proses melalui mana
komunikator - komunikator menggunakan media untuk menyebarkanluaskan pesan -
pesan secara luas dan terus menerus menciptakan makna-makna serta diharapkan
dapat mempengaruhi khalayak yang besar dan beragam dengan melakui berbagai
cara.(Defleur &
McQuail,1995,McQuail,2000)
Ciri-ciri
komunikasi massa
v Ditujukan
ke khalayak luas, heterogeen, tersebar, anonim serta tidak mengenal batas
geografis dan kultural.
v Bersifat
umum bukan perorangan.
v Penyampaian
pesan berjalan secara cepat dan mampu menjangkau khalayak yang luas dalam waktu
yang relatif singkat (messages multiplier)
v Penyampaian
pesan cenderung berjalan satu arah
v Kegiatan
komunikasi dilakukan secara terencana, terjadwal dan terorganisir.
v Kegiatan
komunikasi dilakukan secara berkala tidak bersifat temporer.
v Isi
pesan mencakup berbagai aspek kehidupan (sosial, ekonomi, politik, budaya,
dll.)
Efek komunikasi masa
1. Efek komunikasi massa adalah setiap
perubahan yang terjadi pada komunikan atau penerima pesan akibat menerima pesan
dari suatu sumber.
2. Perubahan ini diketahui dari
tanggapan-tanggapan yang diberikan komunikan sebagai umpan balik
3.
Dalam komunikasi massa,ketika
komunikator tidak bertatap muka secara langsung dengan komunikannya,umpan balik
menjadi sulit diperoleh langsung,ada penundaan respon,pengetahun
masscomunicator terhadap mass audience menjadi kurang.
Berelson menyebutkan beberapa faktor yang mempengaruhi efek komunikasi massa,yaitu:
1.Jenis saluran komunikasi yang digunakan dan isi pesan
2.Jenis persoalan
3.Jenis Publik
4.Jenis Kondisi
5.Efek komunikasi dapat dilihat dari beberapa perspektif
3.Komunikasi
Interpersonal
Komunikasi
interpersonal adalah proses pertukaran informasi diantara seseorang dengan
orang lain biasanya di antara dua orang yang dapat langsung
diketahui balikannya. Komunikasi interpersonal merupakan
komunikasi antara orang-orang secara
tatap muka, yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain
secara langsung, baik secara verbal atau nonverbal. Komunikasi interpersonal ini adalah komunikasi yang hanya dua orang, seperti suami
istri, dua sejawat, dua sahabat dekat, guru-murid dan sebagainya.Komunikasi
interpersonal lebih menuntut berkomunikasi dengan orang lain.Komuniksi jenis
ini di bagi lagi menjadi komunikasi diadik, komunikasi publik dan komunikasi
kelompok kecil.
Tujuan Komunikasi Interpersonal
Komunikasi
Interpersoal mempunyai beberapa tujuan. Diataranya sebagai berikut.
a.Menemukan
Diri Sendiri
Salah satu tujuan komunikasi
interpersonal adalah menemukan personal atau pribadi. Bila kita terlibat dalam
pertemuan interpersonal dengan orang lain kita belajar banyak sekali tentang
diri kita.
b.Menemukan
Dunia Luar
Komunikasi interpersonal menjadikan
kita dapat memahami lebih banyak tentang diri kita dan orang lain. Banyak
informasi yang kita ketahui datang dari komunikasi interpersonal ,meskipun
banyak jumlah informasi yang datang kepada kita dari media massa hal itu
seringkali didiskusikan dan akhirnya dipelajari melalui interaksi
interpersonal.
c.
Membentuk dan menjaga hubungan yang penuh arti
Salah satu keinginan orang yang
paling besar adalah membentuk dan memelhara hubungan dengan orang lain. Banyak
dari waktu kita pergunakan dalam komunikasi interpersonal diabadikan untk
membentuk dan menjaga hubungan sosial dengan orang lain.
d.Berubah
sikap dan tingkah laku
Banyak
waktu kita pergunakan untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan
pertemuan interpersonal. Kita boleh mengingikan mereka memilh cara tertentu,
misalnya mencoba diet baru, membeli
barang tertentu, melihat film, menulis dan membaca buku,memasuki bidang
tertentu dan percaya bahwa sesuatu itu benar atau salah.Kita banyak menggunakan
waktu terlibat dalam posisi interpersonal
4.Komunikasi
Kelompok
Komunikasi
kelompok adalah komunikasi yang berlangsung antara beberapa orang dalam suatu kelompok”kecil”,
seperti rapat ,pertemuan ,konperensi dan sebagainya (Anwar Arifin,1984). Michel
Burgoon (dalam Wiryanto,2005) mendefinisikan komunikasi kelompok sebagai
interaksi secara tatap muka antara tiga
orang atau lebih , dengan tujuan yang telah diketahui, seperti berbagi
informasi, menjaga diri, pemecahan masalah, yang mana anggota-anggotanya dapat
mengingat karakteristik pribadi angota-anggota yang lain secara tepat. Dari
definisi kedua diatas mempunyai kesamaan, yakni adanya komunikasi tatap muka,
dan memiliki susunan rencana kerja tertentu untuk mencapat tujuan kelompok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar